Pabrik Buang Limbah ke Laut, Nelayan di Tuban Tutup Paksa Perusahaan
Solikan menambahkan, limbah yang dibuang pabrik mengandung banyak minyak. Bahkan saking pekatnya minyak, sabun mandi tak cukup kuat untuk membersihkan. Masyarakat menuntut agar pabrik tersebut ditutup.
Sementara itu, Humas PT Nasional Indo Mina, Selamet Rahayu mengatakan, perusahaan memenuhi permintaan masyarakat untuk ditutup. Perusahaan pun membuat pernyataan tertulis bermaterai.
Rahayu mengaku, saat ini izin instalasi pengolahan air limbah (IPAL) perusahan masih dalam proses dan belum keluar. Selain itu, mesin pengolahan limbah yang dipesan belum juga tiba.
“Kami sudah memesan alat itu, cuman belum datang. Sesuai kesepakatan bersama, kami menutup pabrik lantaran izin IPAL juga belum turun,” katanya.
Setelah tuntutan terpenuhi, ratusan warga yang menggelar aksi itu membubarkan diri dengan tertib.
Editor: Umaya Khusniah