“Kalau bisa saya ikut ke sana, saya ingin juga ikut nyari heli itu. Saya ingin dia ketemu, semua ketemu, berangkat dengan selamat, ya pulangnya juga selamat. Semuanya,” katanya.
Saat ini, istri dan anak Maika juga menantikan kabar mengenai Kapten CPN Aris Afik. Aris menikah pada tahun 2016 lalu dan telah dikaruniai satu orang anak. “Kami hanya bisa berdoa agar anak kami ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Maika.
Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 membawa 12 penumpang beserta kru, hilang kontak sejak Jumat (28/6/2019) di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Heli itu sebelumnya terbang ke Okbibab untuk mengirim logistik kepada prajurit yang bertugas.
Selain Kapten CPN Aris, 11 orang lainnya yang ada dalam heli tersebut, yaitu Lettu CPN Bambang (pilot), Lettu CPN Ahwar (co pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo dan Pratu Aharul.
Kemudian, para anggota Yonif 725/WRG, yaitu Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin dan Prada Tegar Hadi Sentana.
Editor: Maria Christina