Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Bojonegoro, Pelajar 16 Tahun Tewas Terlindas Truk usai Gagal Menyalip
Advertisement . Scroll to see content

Olah TKP Pajero Vs KA di Surabaya, Petugas Terlambat Tutup Perlintasan

Senin, 22 Oktober 2018 - 12:13:00 WIB
Olah TKP Pajero Vs KA di Surabaya, Petugas Terlambat Tutup Perlintasan
Polisi menggelar olah TKP kecelakaan maut KA Sri Tanjung vs Mobil Mitsubishi Pajero di perlintasan kereta di kawasan Jalan Jambangan Surabaya, Senin (22/10/2018). (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Pascaterjadinya kecelakaan mobil Mitsubishi Pajero vs Kereta Api Sri Tanjung di Surabaya, Minggu (21/10/2018) siang kemarin, polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di perlintasan kereta di kawasan Jalan Jambangan Surabaya, Senin (22/10/2018). Dari oleh TKP diketahui, kecelakaan salah satunya disebabkan petugas yang terlambat menutup pintu perlintasan.

Kecelakaan maut yang terjadi di perlintasan kereta itu menyebabkan satu keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan seorang anak tewas di lokasi kejadian. Ketiganya diketahui berasal dari Wisma Trosobo, Gang 6 Nomor 15, Taman, Sidoarjo. Mereka terdiri atas Gatot Sugeng Priyadi (54), istrinya, Indah Widyastuti (45), dan anaknya yang belum diketahui identitasnya.

Polisi pun bergerak cepat dalam menyelidiki penyebab kecelakaan. Di antaranya dengan melakukan olah TKP dan memanggil petugas palang pintu yang saat itu sedang bertugas.

Staf Subditgakum Polda Jatim, Kompol Dadang Kurnia yang ditemui di lokasi menyebut, dari hasil penyelidikan diketahui, palang pintu dan rel kereta api terlalu dekat, yakni hanya empat meter, sehingga tidak ada ruang gerak bagi mobil yang sudah masuk palang pintu.

“Sementara seharusnya ada jarak minimal enam meter dari perlintasan kereta api,” ucap Dadang, Senin (22/10/2018).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut