Nelayan di Tuban Hilang saat Melaut, Diduga Terperangkap Jaring dan Terseret Arus
"Kemungkinan dia terjatuh saat proses tebar jaring di laut," katanya. Selasa (23/6/2020).
Tak bisa mengevakuasi korban, nelayan tersebut kemudian menandai lokasi penemuan korban menggunakan kain. Dia segera melaporkan kejadian tersebut pada nelayan dan petugas di pantai.
Sayang, saat petugas dan nelayan datang ke lokasi, mereka tidak menemukan apapun, termasuk korban. Sebanyak enam personel BPBD dan nelayan terus melakukan pencarian.
Kasi Kedaruratan BPBD Tuban, Taufiq mengatakan, usai menerima laporan, petugas langsung menerjunkan personel untuk mencari korban. Namun hingga Selasa sore, belum ada tanda-tanda korban ditemukan.
"Tim BPBD berkoordinasi dengan nelayan setempat langsung melakukan pencarian, tapi belum ada tanda-tanda korban ditemukan," katanya.
Proses pencarian terhadap korban terkendala cuaca yang kurang bersahabat. Ombak besar dan angin kencang terus terjadi di peraiaran Laut Utara Jawa. Korban diduga terperangkap jaring dan kemudian terseret arus.
Editor: Umaya Khusniah