Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bus di Jember Hangus Terbakar Saat Melintas di Jalan Arwana
Advertisement . Scroll to see content

Musim Hujan, Teror Ular Kobra Hantui Warga Perkampungan Padat Penduduk di Jember

Minggu, 08 Desember 2019 - 03:05:00 WIB
Musim Hujan, Teror Ular Kobra Hantui Warga Perkampungan Padat Penduduk di Jember
Petugas Damkar menunjukkan salah satu anak ular kobra yang ditemukan di gang permukiman padat penduduk di Jalan Jaya Negara, Kecamatan Kaliwates,Kabupaten Jember, Jatim, Sabtu (8/12/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)
Advertisement . Scroll to see content

“Sudah ada 15 ekor ular kobra yang ditangkap di sini. Yang masuk rumah ada enam, tapi kecil-kecil,” kata warga, Tika, Sabtu (7/12/2019).

Meski sejauh ini belum ada korban akibat gigitan ular, teror kawanan ular kobra yang masuk kerumah-rumah cukup meresahkan warga, terlebih yang memiliki anak kecil. “Kami kan takut karena banyak anak kecil di sini. Apalagi saya punya dua anak kecil, takutnya digigit,” katanya.

Petugas Damkar menunjukkan salah satu anak ular kobra yang ditemukan di gang permukiman padat penduduk di Jalan Jaya Negara, Kecamatan Kaliwates,Kabupaten Jember, Jatim, Sabtu (8/12/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)
Petugas Damkar menunjukkan salah satu anak ular kobra yang ditemukan di gang permukiman padat penduduk di Jalan Jaya Negara, Kecamatan Kaliwates,Kabupaten Jember, Jatim, Sabtu (8/12/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

Belum diketahui pasti asal kemunculan belasan ular kobra tersebut. Namun, diduga kawanan ular bersarang di dalam saluran selokan air warga yang langsung menuju ke sungai. Petugas Damkar akhirnya membongkar selokan air itu lantaran diduga menjadi lokasi kawanan ular bersarang.

Fenomena teror ular kobra diduga berkaitan dengan perubahan cuaca yang bertepatan dengan musim kawin binatang itu. Akibatnya, hewan melata tersebut masuk ke permukiman penduduk.

Petugas Damkar Jember, Dwi Atmoko mengimbau warga untuk merapikan barang-barang bekas yang tidak terpakai. Kemudian, membersihkan saluran air agar tidak menjadi sarang kawanan ular.

“Untuk antisipasi, kami imbau warga membersihkan lorong, rapikan, kalau bisa sering ada kerja bakti lah,” kata Dwi Atmoko.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut