Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial
Advertisement . Scroll to see content

Museum Sepuluh November, Sejarah Pertempuran Arek-Arek Suroboyo Melawan Sekutu 

Sabtu, 19 November 2022 - 08:06:00 WIB
Museum Sepuluh November, Sejarah Pertempuran Arek-Arek Suroboyo Melawan Sekutu 
Museum Sepuluh November. (Foto: pemkotsurabaya).
Advertisement . Scroll to see content

Museum Sepuluh November memiliki luas 1366 m2 dan berada di kedalaman 7 meter di bawah permukaan tanah kawasan Tugu Pahlawan. Di dalamnya terdapat banyak koleksi dan bukti sejarah serta fasilitas penunjang untuk kenyamanan pengunjung. 

Museum Sepuluh November diresmikan pada 19 Februari 2000 oleh Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Setelah itu, museum dibuka untuk umum. 

Struktur Bangunan 

Museum Sepuluh November tampak dari luar.
Museum Sepuluh November tampak dari luar.

Bangunan Museum Sepuluh November terbilang unik. Sebab museum ini dibangun di bawah tanah di kedalaman 7 meter. Di atas permukaan, hanya atap yang berbentuk limas, berada pada sisi utara monumen Tugu Pahlawan. 

Meski hanya tampak atap kecil dari permukaan, bangunan Museum Sepuluh November sangat besar dengan luas sekitar 1.000 m2 dan terdiri atas dua lantai. Di dalamnya terdapat banyak ruang sebagai tempat koleksi sejarah pertempuran 10 November, ruang pertemuan bahkan taman dan ruang terbuka. 

Karenanya, meski berada di bawah tanah, Museum Sepuluh November tidak terasa pengap. Selain nilai artistik, konon bangunan museum ini sengaja diletakkan di bawah tanag agar tidak mengganggu atau menghalangi bangunan utama Tugu Pahlawan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut