Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MUI Serukan Salat Gaib Korban Banjir: 174 Meninggal, 79 Hilang di Aceh–Sumut–Sumbar
Advertisement . Scroll to see content

MUI Jatim Serukan kepada Umat Islam agar Ucapan Salam Pembuka Semua Agama Tak Dicampur

Senin, 11 November 2019 - 16:09:00 WIB
MUI Jatim Serukan kepada Umat Islam agar Ucapan Salam Pembuka Semua Agama Tak Dicampur
MUI. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim) menyerukan agar ucapan salam disampaikan sesuai dengan agama masing-masing, tidak dicampur sebagaimana dilakukan selama ini. Seruan ini disampaikan MUI Jatim kepada para pemangku kebijakan dan terutama umat Islam.

Seruan MUI Jatim ini tertuang dalam delapan poin tausiah yang disampaikan secara luas kepada publik. Salam pembuka seperti itu dinilai justru perusak kepada ajaran agama tertentu.

“Dewan pimpinan MUI Jatim menyerukan kepada umat Islam khususnya, dan pemangku kebijakan agar dalam persoalan salam pembuka, dilakukan sesuai dengan ajaran agama masing-masing. Untuk umat Islam, cukup mengucapkan assalamualaikum wr.wb. Dengan demikian, bagi umat Islam akan terhindar dari perbuatan subhat, yang dapat merusak kemurnian dari agama yang dianutnya,” demikian penggalan seruan MUI Jatim.

Ketua MUI Jatim KH Abdussomad Buchori mengatakan, seruan tersebut bukan fatwa, tetapi hanya tausiah biasa. “Yang perlu dipahami itu adalah tausiah, bukan fatwa,” kata kiai sepuh Jatim Abdussomad, Senin (11/11/2019).

Abdussomad menjelaskan, seruan tersebut disampaikan berdasarkan hasil rekomendasi rapat kerja nasional (Rakernas) MUI pada tanggal 11-13 Oktober di Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut