Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas 5 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, Rombongan asal Jambi
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Tertabrak Kereta Api di Malang hingga Terseret 300 Meter, 1 Tewas 6 Luka-Luka

Kamis, 10 September 2020 - 17:53:00 WIB
Mobil Tertabrak Kereta Api di Malang hingga Terseret 300 Meter, 1 Tewas 6 Luka-Luka
Kereta api menyeret minibus hingga sejauh 300 meter dari lokasi kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (10/9/2020). (Foto: iNews/Saif Hajarani)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Kecelakaan maut melibatkan kereta api dengan mobil jenis minibus terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (10/9/2020). Akibatnya, satu orang penumpang mobil tewas dan enam lainnya luka-luka.

Kecelakaan ini terjadi di Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, pada Kamis siang. Kondisi mobil terpental dan terseret kereta hingga sejauh 300 meter ke area persawahan dengan kondisi rusak parah.

Detik-detik saat minibus tersebut terseret kereta api sempat direkam video amatir warga. Warga yang menyaksikan berteriak histeris melihat mobil yang diketahui membawa sejumlah penumpang itu terseret jauh.

Kanit Laka Polres Malang Ipda Agus Yulianto mengatakan, kronologi kecelakaan bermula saat mobil minibus hendak melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu dari arah selatan ke utara. Namun, saat posisi mobil berada di tengah rel, Kereta Api Penataran tujuan Malang-Tulungagung melaju kencang hingga menabrak mobil tersebut.

“Informasi yang kami peroleh, kemungkinan sopir tak mengetahui suara klakson kereta api yang datang lantaran mendengarkan musik dengan volume kencang di dalam mobil,” kata Kanit Laka Polres Malang, Kamis (10/9/2020).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut