Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Surabaya Layani 38.000 Penumpang
Advertisement . Scroll to see content

Misteri Kerajaan di Nusantara sebelum Masehi dan Awal Mula Penduduk Pulau Jawa

Kamis, 21 Juli 2022 - 06:20:00 WIB
Misteri Kerajaan di Nusantara sebelum Masehi dan Awal Mula Penduduk Pulau Jawa
Peninggalan kerajaan di Pulau Jawa. (Foto: ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, untuk mencegah orang-orang tidak melarikan diri maka diangkatlah seorang pemimpin dari kalangan mereka, yaitu Raja Kanna.

Dikisahkan gelombang ketiga ini konon berhasil menyebar ke pedalaman-pedalaman yang terbuka di Pulau Jawa. Dari sisi kepercayaan, gelombang ketiga ini dipercaya menganut kepercayaan animisme.

Sejarah juga mencatat konon pada 100 SM terjadi perpindahan penduduk yang terdiri atas kaum Hindu Waisya. Mereka adalah para petani dan pedagang yang karena permasalahan keyakinan, kemudian mereka meninggalkan India. 

Kelompok keempat inilah yang kemudian menetap di daerah Pasuruan dan Probolinggo. Kemudian mereka secara perlahan membuat koloni-koloni di bagian selatan Pulau Jawa, yang pusatnya terletak di Singosari. 

Ketika di Singosari, siapa yang memimpin memang tidak jelas. Tetapi ada naskah yang menyatakan adanya ratu yang memegang kekuasaan di daerah Kedi, namanya Nyai Kedi.

Singgasana kerajaannya berada di Kediri. Pada tahun 900 Masehi, keturunan Hindu - Waisya dimasukkan dalam Kerajaan Mendang yang juga dinamakan Kamulan. Nama lain Mendang adalah Medang, dan Kamulan adalah Ngastina atau Gajah Huiya.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut