Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, Akses ke Stasiun Whoosh Karawang Dipercepat 
Advertisement . Scroll to see content

Memprihatinkan, Anak Mantan Perwira Polisi Ini Hidup Kekurangan di Sudut Stasiun 

Kamis, 01 Juli 2021 - 12:39:00 WIB
Memprihatinkan, Anak Mantan Perwira Polisi Ini Hidup Kekurangan di Sudut Stasiun 
Margono, anak perwira polisi hidup sebatang kara di bekas stasiun Sumberkolak, Situbondo, Kamis (1/7/2021). (Foto: iNews.id/Riski Amirul Ahmad).
Advertisement . Scroll to see content

Margono menceritakan, sebelum meninggal, ayahnya, Kapten Petrus, bertugas di Polres Situbondo selama 20 tahun dengan pangkat terakhir kapten. Selama itu, dia hidup bahagia, meski harus tinggal di rumah kontrakan. 

Namun, kondisi itu berubah setelah ayahnya meninggal tahun 2000. Sebab, saat itu dia terusir dari rumah kontrakan karena tak mampu membayar. Kini dia pun hidup sebatang kara setelag ditinggalkan sang istri. 

"Sebelum di stasiun, saya juga pernah tinggal di kandang sapi. Nggak papa, mungkin sudah nasib saya," katanya. 

Margono mengaku, kebanggaan yang pernah diraih sebagai bagian dari keluarga besar Polri kini tak lagi ditemukan. Tak ada satu pun dari mantan korps ayahnya ini yang peduli akan nasib keluarga mantan pahlawan di Kepolisian Situbondo itu. 

Bahkan, upayanya untuk berjuang mendapatkan bantuan langsung tunai di desa pun selalu gagal. Belum pernah ada perhatian dari pemerintah setempat. 

Kini hanya makam sang ayah yang berada dalam deretan makam pahlawan satu satunya yang masih menjadi kebanggaan Margono saat ini.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut