SURABAYA, iNews.id - Seorang ibu muda di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), diceraikan sang suami gara-gara anak yang lahir dalam kondisi cacat. Bukan hanya itu, mertua pun tak pernah menjenguknya, dan enggan menganggap anak tersebut sebagai cucunya.
Nasib pilu ini dialami Dina Oktaviani (21 tahun) yang tinggal di kawasan Jojoran Surabaya. Sang suami Muhammad Abdul Aziz (23) tak lama langsung meninggalkan istrinya yang baru melahirkan itu begitu tahu anaknya lahir dalam kondisi keterbatasan fisik.
Kasus Suami Bakar Istri di Surabaya, Kondisi Korban Mulai Stabil
"Selain itu, sejak lahir sampai sekarang, mertua tidak pernah sekalipun menengok anak saya. Katanya, malu punya cucu seperti ini," kata Dina kepada wartawan di rumahnya, Senin (1/12/2019).
Anak tersebut berinisial MPF (5 bulan) baru saja menjalani operasi di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetomo Surabaya untuk pemasangan selang untuk saluran cairan di kepala. Bayi malang ini didiagnosis mengidap Facial Cleft Tessier Hydrocephalus Myelomeningocele.
Selain mengidap Hydrocypalus, Pandhu juga mengalami cacat pada wajah, khususnya di bagian bibir, hidung dan mata. Dia tidak bisa memakai dot untuk susu formula. Bahkan, untuk minum ASI pun, bayi ini kesulitan.