Meja Rias asal Mojokerto Sukses Tembus Korea Selatan
Karena itu, kemitraan antara perusahaan pengekspor dengan IKM ini, diharapkan mampu menjawab permasalahan mereka. Sebab bisa membuka potensi pasar selebar-lebarnya bagi pelaku IKM Kabupaten Mojokerto.
"Pesannya tadi, ada tiga hal yang harus kita lakukan untuk bisa bertahan serta bersaing di pasar ekspor dunia, yakni kualitas, kuantitas dan pengiriman tepat waktu," katanya.
Ikfina berharap kepada seluruh pelaku IKM, untuk terus menaikkan kualitas produknya, sehingga mampu bersaing di pasar nasional ataupun manca negara seperti sekarang.
"Saya harap tim relawan pembangkit ekonomi Kabupaten Mojokerto bisa berbagi pengalaman ekspor ini ke seluruh pelaku IKM. Sehingga mereka termotivasi untuk memperbaiki kualitas produknya agar bisa ikut bergabung dalam komoditas ekspor juga," katanya.
Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah menambahkan, ekspor perdana IKM Kabupaten Mojokerto ke Korsel ini berupa produk furniture sebanyak 400 unit senilai total Rp 200 juta.