Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran di Surabaya, Lansia Pemilik Toko Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi
Advertisement . Scroll to see content

Langgar PPKM Darurat, 137 Warga Surabaya Dibawa ke Tempat Pemulasaraan Jenazah 

Minggu, 04 Juli 2021 - 09:46:00 WIB
Langgar PPKM Darurat, 137 Warga Surabaya Dibawa ke Tempat Pemulasaraan Jenazah 
Para pelanggar PPKM Darurat dibawa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ke tempat pemulasaraan jenazah di permakaman keputih, Sabtu (3/7/2021) malam. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Di hari pertama PPKM Darurat Tim Covid-19 Surabaya berkeliling ke sejumlah sudut kota dipimpin langsung Wali Kota SurabayaEri Cahyadi

Awalnya, rombongan ibu berangkat bersama-sama dari Balai Kota Surabaya-Gentengkali-Tunjungan-Embong Malang-Kedungdoro-Pasar Kembang-Banyuurip. Lalu bergerak ke kawasan Sukomanunggal-Darmo Indah-Ngesong-HR Muhammad-Yonosoewoyo-Wiyung-dan Gunungsari. 

Selanjutnya ke Gunungsari-Karah-Jambangan-Gayungsari- A. Yani- Darmo-Basuki Rahmat-Embong Malang-Bubutan-Tugu Pahlwan- Kemayoran-Perak Barat. Lalu menuju Perak-Veteran-Pahlawan-Gemblongan-Gentengkali dan balik lagi ke Balai Kota Surabaya.

Saat keliling itu, Wali Kota Eri menemukan beberapa warung yang masih dibuka di atas pukul 20.00 WIB. Akhirnya, dia pun berhenti dan langsung meminta warung-warung itu untuk tutup. Bahkan, ada sebuah warung yang buka dan ternyata pengunjungnya minum miras. 

Seketika pengunjung itu langsung diminta KTP dan langsung dibawa. Beberapa warung yang diketahui masih buka, pada saat itu langsung diminta tutup, dan para pengunjungnya yang melanggar protokol kesehatan langsung diminta KTP dan di bawa untuk ikut tour of duty ke makam.

"Mereka kita ajak tour of duty ke makam Keputih. Bisa dilihat nanti bahwa sampai 24 jam saudara-saudara kita masih melakukan pemakaman jenazah, dipikir bohong mungkin. Biar dilihat sendiri, ini lho dampaknya kalau tidak menjaga kesehatan, kalau melebihi jam malam. Ini lho perjuangannya petugas yang menggali kubur, ini lho perjuangan nakes," katanya. 

Menurut Wali Kota Eri, ini penting untuk membuat sadar mereka. Dia juga berharap mereka sadar dari hatinya bahwa saat ini Surabaya kondisinya mengkhawatirkan, jangan malah abai terhadap prokes. "Jadi, kita sentuh hatinya supaya mereka sadar, sehingga bersama-sama menjaga prokes," ujarnya.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut