Kasatreskrim Polres Ngawi, AKP Khoirul Hidayat mengatakan Aditya lantas meninggalkan rumah Poniman, masih dengan tangan berlumuran darah.
“Namun karena pendarahan yang dialaminya, korban terjatuh dan tak sadarkan diri,” kata Khoirul, Sabtu (4/1/2020).
Warga yanga mengetahui hal teresebut lantas membawa Aditya ke puskesmas terdekat. Namun nyawanya tak tertolong lantaran terlalu banyaknya darah yang keluar.
BACA JUGA: Rumah Mewah di Permata Hijau Terbakar, 2 Lansia Tewas
Polisi yang menerima laporan lantas membawa jasad Aditya ke RSUD dr Soeroto untuk dilakukan visum. Selain itu polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi mata termasuk pemilik rumah, Poniman dan para tetangganya.
"Kami sudah mendatangi TKP dan memeriksa sejumlah saksi mata termasuk pemilik rumah. Masih kami selidiki lebih lanjut," katanya.
Editor: Umaya Khusniah