La Nyalla Buka Posko Pengaduan untuk Korban Mahar Politik Pilkada
SURABAYA, iNews.id – Upaya Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim La Nyalla Mahmud Mattaliti untuk membongkar permainan mahar politik dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jatim terus berlanjut.
Mantan Ketua Umum PSSI ini membuka posko pengaduan atas praktik kotor dalam pilkada tersebut, Kamis (18/1/2018). Posko bernama "Gardu Keadilan Sosial" ini berlokasi di kantor La Nyalla Akademia di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Surabaya.
Posko tersebut dibuka selama 24 jam dan akan berlangsung hingga pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 selesai. “Posko ini sengaja kami buka untuk masyarakat yang kehilangan hak politiknya dalam Pilkada. Bukan hanya untuk mereka yang diganjal pencalonannya. Tetapi juga yang mendapat ancaman hingga permintaan mahar sehingga gagal mencalonkan diri dalam pilkada,” kata Penanggungjawab Gardu Keadilan Sosial, R Amrullah.
Amru mengatakan, gagasan posko ini muncul menyusul kasus permintaan mahar politik yang menimpa La Nyalla di Partai Gerindra beberapa waktu lalu. Dia meyakini, bahwa kasus semacam itu juga banyak terjadi di daerah-daerah selama proses pilkada serentak ini.
“Pak Nyalla mungkin menjadi pembuka. Kami yakin pasti ada korban lain di Jawa Timur yang juga mengalami hal sama. Mereka gagal maju gara-gara tidak bisa memenuhi permintaan mahar dari partai politik. Karena itu, kami memberi wadah mereka untuk mengadu,” tutur Amrullah.