Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Gas Beracun, PT MCCI Cilegon Ungkap Sumber Ledakan yang Bikin Warga Panik
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Truk Amunisi TNI Terbakar di Tol Gempol-Pasuruan, Prajurit Tewas Setelah Melompat

Selasa, 06 Mei 2025 - 13:17:00 WIB
Kronologi Truk Amunisi TNI Terbakar di Tol Gempol-Pasuruan, Prajurit Tewas Setelah Melompat
Prajurit TNI terjatuh setelah melompat saat kebakaran disertai ledakan terjadi pada truk pengangkut amunisi milik Yonif 509/By/2 Kostrad Jember di KM 774+200 Tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur. (Foto: Rekaman video warga).
Advertisement . Scroll to see content

JAWA TIMUR, iNews.id - Insiden kebakaran disertai ledakan terjadi pada truk pengangkut amunisi milik Yonif 509/By/2 Kostrad Jember di KM 774+200 Tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur, Senin (5/5/2025) malam. Peristiwa ini menyebabkan satu prajurit tewas dan satu lainnya luka parah.

Komandan Kodim (Dandim) 0819 Pasuruan, Letkol Arh Noor Iskak menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat konvoi kendaraan taktis Yonif 509/By/2 Kostrad dalam perjalanan dari Dermaga Tanjung Perak, Surabaya menuju markas di Jember setelah menyelesaikan tugas di Papua. 

Di tengah perjalanan, salah satu truk yang membawa muatan amunisi dan mortir terbakar akibat dugaan korsleting listrik. Ledakan yang terjadi membuat kendaraan di belakangnya terhenti dan dua prajurit yang berada di dalam kendaraan, yakni Serka Untung Avisilia dan Serma Dinoberupaya menyelamatkan diri. 

"Jadi empat kendaraan konvoi, kendaraan yang kedua berisi amunisi kelihatan dari belakang ada kelihatan api, kemudian yang dibelakang itu memberitahu kendaraan yang di depan agar berhenti, begitu berjalan tiba-tiba ada ledakan," ujar  Letkol Arh Noor Iskak dalam konferensi pers, Selasa (6/5/2025).

Kondisi gelap dan medan yang tidak dikenali, sehingga keduanya melompat dari jalan tol ke area bawah dengan ketinggian sekitar delapan meter.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut