Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Olah TKP Penembakan di Rumah Pegawai Lapas Tebing Tinggi, Usut Pelaku Teror
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Teror di Sekolah Sepak Bola Aji Santoso usai Arema Kalah dari Persebaya 

Kamis, 24 Februari 2022 - 15:03:00 WIB
Kronologi Teror di Sekolah Sepak Bola Aji Santoso usai Arema Kalah dari Persebaya 
Petugas jaga menunjukkan bekas lemparan botol miras berisi cat sesaat setelah Arema FC kalah dari Persebaya, Kamis (24/2/2022). (Foto: MPI/Avirista Midaada).
Advertisement . Scroll to see content

"Waktu itu saya yang jaga di dalam pos, sama satu orang teman lagi. Untung botolnya nggak kena saya dan teman, cuma pecah di lantai catnya berhamburan. Semuanya selamat," katanya. 

Menurutnya, sebagai sesama warga Malang dan Aremania kalau memang yang melakukan serangkaian vandalisme dan pelemparan botol itu adalah oknum Aremania, ia sangat malu. Ia pribadi juga bagian dari orang Malang, warga sekitar sekolah sepakbola milik Aji Santoso, yang dipekerjakan. 

"Ya sangat disayangkan, saya itu orang Malang juga, asli Malang, tinggalnya di kampung dekat sini. Rasanya gimana ya, aneh saja kok sasarannya ke ASIFA itu kenapa," tuturnya. 

Sementara itu manajemen yang diwakili Admin Teknik ASIFA Malang Firman Setio Pratomo mengaku, resah, terkejut, dan sedih, pasca insiden teror ke ASIFA kembali terjadi. Pasalnya di tahun 2017 juga pernah terjadi saat itu Aji Santoso didemo Aremania karena performa buruk Arema tim yang dilatihnya. 

"Merasa sedih dengan vandalisme kejadian lagi semalam. Kita semua yang bekerja di ASIFA itu 100 persen Aremania, orang Malang asli, nyari uangnya di sini. Kok bisa institusi pendidikan, sekolah yang mendidik anak-anak jadi sasaran. Kasihan guru, karyawan, anak - anak, mereka nggak tahu apa-apa," ujar Firman. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut