Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Kakak Ipar, Korban Sempat Jabat Tangan Pelaku

Kamis, 04 Juni 2026 - 22:33:00 WIB
Kronologi Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Kakak Ipar, Korban Sempat Jabat Tangan Pelaku
Polisi saat melakukan olah TKP kasus pria di Bangkalan, Jawa Timur tewas disabet celurit oleh kakak iparnya. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BANGKALAN, iNews.id - Seorang pria bernama Syaifudin (40), warga Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, tewas dibacok menggunakan celurit oleh kakak iparnya. Korban sempat menjalani perawatan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka yang diderita.

Pelaku diketahui bernama Jailani (50), yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan keluarga korban, kronologi peristiwa bermula saat pelaku mendatangi rumah korban pada Rabu (3/6/2026) malam. Kedatangan pelaku sempat disambut baik oleh korban yang tidak menaruh rasa curiga.

Korban bahkan sempat berjabat tangan dengan pelaku sebelum insiden berdarah itu terjadi. Beberapa saat kemudian, pelaku tiba-tiba mengeluarkan celurit yang dibawanya dan langsung menyerang korban.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek parah di bagian perut hingga tembus ke punggung. Korban yang tersungkur di lokasi segera dilarikan ke rumah sakit, tetapi akhirnya tewas saat menjalani perawatan.

Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, pelaku datang ke rumah korban pukul 19.30 WIB sebelum melakukan penyerangan.

"Sesaat setelah melakukan aksi tersebut, pelaku kemudian melarikan diri," ujar Ipda Agung.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif penyerangan tersebut. Berdasarkan informasi sementara dari warga, insiden diduga dipicu perselisihan antara korban dan pelaku terkait keberadaan kandang ayam di sekitar rumah.

"Hingga saat ini masih kita dalami motif yang dilakukan oleh pelaku. Korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga dan kasusnya sudah ditangani Satreskrim Polres Bangkalan," ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut