Kronologi Pelemparan Bus Arema FC di Sleman, Semua Penumpang Panik Ketakutan
Apalagi bus dilempar oknum suporter dengan batu dan batako berukuran besar yang membuat penumpang di dalam bus kian panik, termasuk dirinya. Akibat terlalu panik, ia menghubungi seluruh otoritas keamanan yang dikenalnya.
"(Saya hubungi) pengamanan sama patwal Polres Boyolali, sama anggota Denpom Solo merapat. Jadi saya minta bantuan ke mereka. Saya juga minta bantuan Dandenpom Malang untuk telepon Dandenpom Solo, termasuk Danrem juga. Tapi mau dikirim bantuan, kami sudah di jalan sudah panik semua," katanya.
Setelah ada tambahan petugas keamanan yang datang, tim langsung bergegas meninggalkan lokasi dengan armada bus sama yang kacanya pecah.
Diketahui, bus yang dinaiki tim Arema FC dilempar oleh oknum suporter saat keluar dari Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Akibatnya kaca bus di bagian belakang sisi kiri pecah.
Dari rekaman video yang diterima, terlihat kaca bus yang dinaiki tim Arema FC pecah di sisi kiri. Ada sekitar tiga baris kursi bus bagian belakang yang terdampak pecahan kaca. Pecahan kaca terlihat berserakan dan memenuhi kursi bagian belakang sisi kiri bus dan bawah kursi.
Raungan suara sirine patroli kepolisian juga terdengar jelas dalam video yang diterima dari Pelatih Javier Roca. Terlihat beberapa pemain Arema FC dan official tim terpaksa berdiri di tengah bagian bus untuk menghindari adanya lemparan susulan di kaca yang sudah lubang itu. Tampak wajah Ilham Udin Armaiyn begitu terkejut mendapati kejadian ini.
Akibat kejadian ini dilaporkan satu asisten pelatih Arema FC yakni Kuncoro harus menerima perawatan di rumah sakit, usai kepalanya terkena dampak lemparan ke kaca. Sedangkan dua pemain yakni Adilson Maringa dan Achmad Figo juga mengalami luka ringan di tangan, akibat terkena pecahan kaca.
Editor: Ihya Ulumuddin