Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dugaan Malapraktik, Keluarga Lapor Polisi usai Bayi Patah Tulang di RSUD Sumba Timur
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Bayi Meninggal gegara Dipaksa Lahir Normal, Leher Tercekik lalu Dipotong

Senin, 01 Agustus 2022 - 16:54:00 WIB
Kronologi Bayi Meninggal gegara Dipaksa Lahir Normal, Leher Tercekik lalu Dipotong
Bayi di Jombang meninggal setelah proses persalinan yang disebut keluarga gagal. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JOMBANG, iNews.id - Kasus kematian bayi akibat leher tercekik saat proses persalinan menyisakan kekecewaan pihak keluarga. Mereka menuding pihak rumah sakit bertindak ceroboh karena memaksa bayi lahir secara normal, meski sudah ada rekomendasi caesar. 

Akibatnya, proses persalinan pun gagal, karena bayi tidak bisa keluar. Bahkan, kepala bayi harus dipotong untuk menyelamatkan ibunya. 

Ayah bayi Yovi Widianto (26) mengatakan, semula istrinya hendak menjalani persalinan di Puskesmas Sumobito, Kabupaten Jombang. Namun, karena kondisi bayi terlalu besar dan tulang panggul ibu terlalu kecil, sehingga pasien dirujuk ke RSUD Jombang untuk dioperasi caesar. 

Akhirnya pada Kamis (28/7/2022) sekitar pukul 10.00 WIB, pasien dibawa ke RSUD Jombang, sesuai rujukan puskesmas. 
Setelah menunggu hingga sore istrinya bernama Rohmah (29) sudah mulai pembukaan tujuh, bahkan di pukul 17.00 WIB, air ketuban istrinya sudah pecah.

Namun oleh perawat yang berjaga, sang istri terlebih dahulu diberikan obat perangsang dan tidak menjalani operasi caesar. Padahal, dalam rekomendasi sudah tertulis harus menjalani operasi caesar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut