Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Usai OTT Bupati Sugiri, KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Monumen Reog Ponorogo
Advertisement . Scroll to see content

KPK Dalami Dugaan Korupsi Proyek Monumen Reog Ponorogo

Kamis, 13 November 2025 - 15:43:00 WIB
KPK Dalami Dugaan Korupsi Proyek Monumen Reog Ponorogo
Museum Reog Ponorogo viral di media sosial. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban Ponorogo (MRMP) yang diduga terjadi korupsi dalam pembangunan kedua proyek tersebut mulai diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyelidikan dilakukan usai KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko. 

"Ini masih didalami," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Rabu (12/11/2025). 

Budi mengatakan, OTT kerap menjadi pintu masuk KPK menelusuri dugaan korupsi sektor-sektor lain di wilayah tersebut. 

"Oleh karena itu informasi dan laporan dari masyarakat menjadi sangat penting untuk membantu KPK dalam mengungkap suatu perkara," kata dia.

Proyek pembangunan MRMP di perbukitan kapur Kecamatan Sampung menelan dana sekitar Rp76,6 miliar. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Ponorogo dan APBD Jawa Timur sebesar Rp30 miliar. Proyek yang digagas oleh Bupati Sugiri Sancoko itu resmi masuk program strategis nasional (PSN) sehingga pembiayaan juga dapat berasal dari APBN. 

Diketahui, KPK menetapkan Sugiri sebagai tersangka buntut OTT pada Jumat (7/11/2025) lalu. Sugiri terjerat tiga klaster kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur.

Ketiga klaster dugaan korupsi tersebut meliputi dugaan suap pengurusan jabatan, dugaan korupsi proyek pekerjaan di RSUD dr Harjono Ponorogo, serta dugaan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkup Pemkab Ponorogo.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut