Konstruksi Candi Peninggalan Mpu Sindok di Situs Srigading Malang Mulai Terlihat
Kini sambil menunggu pengatapan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, pihak BPCB dan kepolisian memasang garis polisi di sekitar lokasi Situs Srigading. Pemasangan garis polisi disengaja guna menghindari adanya orang tak bertanggungjawab yang naik ke area atas candi, yang membuat batu bata kian rapuh.
"Kami beri garis polisi agar tidak ada yang naik ke atas. Batanya rapuh rawan runtuh. Disparbud juga memasang papan larangan melakukan pencarian benda-benda kuno dan mengambil apa pun benda dari area candi.
"Kalau masih ada pencurian yang ada akan saya uber catat garis bawahi, kalau masih ada yang mau mencari-cari sekitar situ karena itu jelas-jelas situs yang dilindungi," katanya.
Sebagai informasi BPCB Jatim telah melakukan ekskavasi tiga tahap di Situs Srigading Malang. Ekskavasi pertama dilakukan pada 7-12 Februari 2022 dimana diekskavasi pertama menggali bagian utara dan barat candi. Diekskavasi ini tim BPCB menemukan fragmen relief dan batu ratna atap candi, yang ditemukan di sisi barat candi.
Sedangkan di ekskavasi dua dilangsungkan mulai Senin (21/2/2022) sampai Sabtu (26/2/2022). Di ekskavasi tahap kedua ini, BPCB Jatim fokus membuka sisi timur dan selatan candi. Temuannya, tiga buah arca Nandaiswara yang sebelumnya sempat disebut Agastya yang ditemukan pada Selasa (22/2/2022), serta arca Mahakala yang ditemukan pada Jumat (25/2/2022).