Kongres HMI di Surabaya Ricuh, Polda Jatim Amankan 6 Mahasiswa
Sejak tadi malam, ribuan mahasiswa yang merupakan penggembira tersebut dikawal petugas menuju tempat penampungan untuk menghindari keributan di arena kongres. Beberapa di antaranya di mes milik Pemprov Jatim, kepolisian serta TNI.
"Kami lakukan pendekatan. Kami bagi dengan bantuan Ibu Gubernur dan Bapak Pangdam serta Danlanud, sehingga (massa dari Makasar) bisa dibagi di mess-mess provinsi dan TNI. Alhamdulillah, rombongan 1.300 bisa mengetrti dan mengamankan surabaya," katanya.
Diketahui, Kongres HMI XXXI di Gedung Islamic Center Surabaya berlangsung ricuh, Selasa (23/3/2021) malam. Sejumlah peserta kongres mengamuk dan saling lempar kursi hingga menyebabkan kaca gedung pecah.
Tak hanya itu ratusan kursi yang sebelumnya tertata rapi juga porak poranda karena dihamburan peserta kongres. Belum ada laporan korban luka akibat insiden tersebut. Namun, kongres sempat terhenti akibat kericuan itu.
Kericuhan yang berjung perusakan ini memaksa aparat kepolisian masuk dan mengamankan situasi. Sementara di luar arena kongres, massa penggembira juga terlibat ketegangan dengan petugas. Penyebabnya, mereka memaksa masuk namun di hadang petugas.
Informasi yang dihimpun, kericuhan bermula dari keinginan beberapa peserta kongres untuk menghadirkan Badan Koordinasi (Badko) HMI se-Indonesia di arena kongres ditolak mayoritas peserta. Akibatnya, situasi menjadi panas hingga terjadi keributan.
Editor: Ihya Ulumuddin