Komunitas Gay di Medsos Resahkan Warga Jember, Anggotanya Ribuan Orang
Hal senada diungkapkan warga lainnya, Sinto. Dia mengaku saat ini sangat sulit mengawasi pergaulan anak-anak lelaki. Dia pun khawatir ada banyak anak laki-laki yang terjebak dalam ajakan kaum gay.
“Karena itu, saya minta polisi segera menutup akun tersebut agar tidak meresahkan masyarakat Jember yang terkenal agamasi,” tandasnya.
Grup gay di medsos sebelumnya mewabah di Kabupaten Bojonegoro, Jatim. Komunitas pencinta sesama jenis ini juga mulai membuka diri.
Mereka bahkan berani membuat akun maupun grup gay di media sosial Facebook. Ironisnya, grup yang berisi ratusan anggota tersebut mayoritas remaja mulai pelajar hingga mahasiswa. Keberadaan komunitas penyuka sesama jenis atau gay tersebut mulai meresahkan masyarakat Bojonegoro.
Dari hasil pencarian grup di Facebook, diketahui terdapat sejumlah komunitas gay di daerah tersebut, seperti grup gay Bojonegoro, gay Bojonegoro, serta gay Bojonegoro Barat. Salah grup tersebut memiliki lebih dari 150 anggota, serta mendapat banyak like dari pengguna Facebook.
Editor: Kastolani Marzuki