Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tradisi Toron Idul Adha, Ribuan Warga Madura Padati Jembatan Suramadu Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Untung Surapati Tak Terluka Tertembak Peluru saat Perang di Bangil

Jumat, 19 November 2021 - 05:14:00 WIB
Kisah Untung Surapati Tak Terluka Tertembak Peluru saat Perang di Bangil
Ilustrasi. Untung Surapati. (Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Serempak mereka menyerang Sunan Amangkurat III beserta rombongannya. Tetapi karena kalah pasukan, Sunan Amangkurat III dan rombongannya melarikan diri ke Madiun. 

Rakyat Pranaga mendapat bantuan dari pasukan Sampang, Surabaya, dan tentara VOC terus memburu Sunan Amangkurat III sampai Madiun. Dari Madiun, Sunan Amangkurat III mendapat pertolongan Angebehi Lor dan Angebehi Kidul dibawa ke Kadiri. 

Untung Surapati pun membantu pasukan Sunan Amangkurat III yang mendengar diserang oleh tentara gabungan di Bangil. Dengan kuda Kiai Pakeling, Untung Surapati beserta pasukannya membelah barisan pasukan gabungan Sampang, Surabaya, dan tentara kompeni Belanda. Petang tanding antara kedua pasukan besar itu pun mengerikan. 

Derap kaki - kaki kuda, panah - panah api berlesatan di udara, pedang - pedang berdentingan. Desingan peluru yang melesat dari lubang - lubang senapan. Teriakan - teriakan prajurit sebelum menemui ajalnya, terdengar di lokasi. Mereka bergelimpangan di tanah dengan bersimpah darah. 

Dalam sekejap mata, banyak prajurit yang tewas dalam perang di Bangil. Tak hanya prajurit - prajurit dari pasukan gabungan Pasuruhan dan Bali, tetapi pasukan gabungan Sampang, Surabaya, dan tentara kompeni. Mereka menjadi tumbal perang saudara antara Sunan Amangkurat III dan Sunan Pakubuwana.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut