Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Selundupkan HP ke Tahanan, 2 Petugas Lapas Purwokerto Dipindahkan ke Nusakambangan
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Untung Surapati Bakar Semangat Budak di Balik Penjara untuk Lawan VOC

Kamis, 11 November 2021 - 07:00:00 WIB
Kisah Untung Surapati Bakar Semangat Budak di Balik Penjara untuk Lawan VOC
Ilustrasi. Untung Surapati. (Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Untung Suropati atau yang memiliki nama asli Surawiraaji sempat menjadi tahananVereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Dia ditahan karena bercinta dengan anak majikannya.

Di dalam penjara ini, Untung Surapati ditahan bersama para budak-budak lainnya. Dikisahkan pada buku "Untung Surapati Melawan VOC Sampai Mati" tulisan Abdul Waid, ada total 60 budak yang menjalani penahanan di penjara - penjara VOC. 

Untung pun berkomunikasi dan menawarkan gagasan pada para budak untuk melarikan diri dan melakukan perlawanan terhadap VOC. Awal mula memang gagasan Untung sempat ditolak beberapa budak. Mengingat para budak itu sudah berusia tua dan tubuh mereka teramat lemah karena jarang diberi makan.

Tetapi Untung terus membakar semangat mereka untuk keluar dari penjara sebagai bentuk perlawanan terhadap VOC. Namun beberapa budak yang dalam kondisi sudah tua memilih untuk tidak ikut misi Untung Surapati. Mereka memilih untuk tetap di dalam penjara dalam kondisi hidup namun dalam penderitaan.

Namun para budak yang masih berusia muda dikisahkan dalam Babad Trunajaya Surapati cenderung mempunyai nyali untuk mendobrak dan melakukan perlawanan. Meskipun risiko yang dihadapi adalah kematian, ia sama sekali tidak takut dan bergeming untuk mundur.

Untung bisa meyakinkan para budak untuk ikut berjuang bersamanya. Namun Untung juga memperhatikan strategi untuk menghadapi VOC. Untung memilih meminta bantuan kerabat kekasihnya untuk menyediakan senjata dan makanan buat 60 budak. 

Namun kekasih Untung ternyata bukanlah Suzanne yang merupakan anak majikannya Edele Heer Moor, melainkan perempuan pribumi yang tinggal di Batavia. Tetapi siapa perempuan ini tak dijelaskan begitu gamplang di Babad Trunajaya Surapati.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut