Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ditangkap, Pembunuh Pria yang Jasadnya Ditemukan di Sungai Jombang Ternyata Tetangga Korban
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Terbelahnya Kerajaan Singasari dan Tewasnya Ken Arok di Tangan Anusapati

Jumat, 10 Maret 2023 - 07:07:00 WIB
Kisah Terbelahnya Kerajaan Singasari dan Tewasnya Ken Arok di Tangan Anusapati
Ken Arok, pendiri Kerajaan Singasari yang tewas dibunuh anak tirinya, Anusapati. (Foto: Ist).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kerajaan Singasari mengalami perpecahan setelah Sri Rajasa Sang Amurvwabhumi atau Ken Arok meninggal. Pendiri Kerajaan Singasari atau Tumapel itu tewas di tangan anak tirinya, Anusapati.

Saat Ken Arok berkuasa, Kerajaan Singasari atau Tumapel memiliki ibu kota di Kutaraja. Selain itu ada kota kedua yakni Kediri, yang dahulu bernama Daha.

Ken Arok menunjuk anaknya, Mahisa Wunga Teleng sebagai raja di Kediri. Penunjukkan ini membuat Anusapati iri hati lantaran Ken Arok dinilai memberi perlakuan berbeda.

Anusapati memutuskan untuk membunuh Ken Arok. Meninggalnya Ken Arok pada 1227 membuat kekuasaan Tumapel jatuh ke tangan Anusapati.

Di sisi lain, Mahisa Wunga Teleng masih berkuasa sebagai raja di Kediri yang merupakan bawahan Tumapel. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut