Kisah Sunan Gresik Islamkan Istri Raja Majapahit
Sumber cerita lokal menuturkan bahwa daerah yang dituju Syaikh Maulana Malik Ibrahim yang pertama kali saat mendarat di Jawa ialah Desa Sembalo, di dekat Desa Leran Keca- matan Manyar Kabupaten Gresik, yaitu 9 kilometer di arah utara kota Gresik, tidak jauh dari kompleks makam Fatimah bin Maimun.
Dengan mendirikan masjid pertama di Desa Pasucian, Manyar, Syeikh Malik Ibrahim mulai menyiarkan agama Islam. Awal aktivitasnya ialah berdagang di Desa Rumo. Setelah dakwahnya berhasil di Sembalo, Maulana Malik Ibrahim kemudian pindah ke Gresik.
Setelah itu mendatangi raja Majapahit dan mengajak raja masuk agama Islam. Walaupun raja tidak memeluk Islam, Maulana Malik Ibrahim diberikan tanah di Pinggiran kota Gresik yang bernama Desa Gapura.
Di desa inilah, Maulana Malik Ibrahim mendirikan pesantren untuk mendidik kader-kader pemimpin umat dan penyebar Islam di masa yang akan datang sebagai pengganti dirinya.
Dakwah dengan Mengobati
Wakil Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr HM Zainuddin MA dikutip dari uin-malang.ac.id menerangkan, aktivitas pertama yang dilakukan oleh Maulana Malik Ibrahim dalam berdakwah saat itu adalah berdagang dengan membuka warung yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah. Selain itu secara khusus Malik Ibrahim juga menyediakan diri untuk mengobati masyarakat secara gratis.