Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penggerebekan Judi Tembak Ikan di Karo, 2 Perempuan Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Sultanah Nahrasiyah, Penguasa Perempuan Islam Pertama di Asia Tenggara 

Selasa, 09 Agustus 2022 - 07:17:00 WIB
Kisah Sultanah Nahrasiyah, Penguasa Perempuan Islam Pertama di Asia Tenggara 
Raja perempuan Islam pertama di Nusantara Ratu Nahrasiyah. (foto: fbsejarahaceh).
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Nama Ratu Sultanah Nahrasiyah mungkin tak sementereng penguasa lainnya seperti Airlangga, Jayabaya, Hayam Wuruk, hingga Raden Patah. Tetapi sosok ini begitu istimewa dalam sejarah pergerakan pemimpin perempuan di Nusantara

Sultanah Nahrasiyah merupakan penguasa Kesultanan Samudera Pasai yang naik takhta menggantikan ayahnya. Namun ada versi lain yang menyatakan bahwa Nahrasiyah merupakan istri dari raja yang meninggal. 

Sebelum Sultanah Nahrasiyah bertakhta, kerajaan dijabat oleh Sultan Zain al-Abidin Malik az-Zahir, yang tak lain ayah kandung dari Sultanah Nahrasiyah. Namun saat menjabat sebagai raja itulah sang ayah tewas dibunuh oleh Raja Nakur, sebagaimana dikisahkan pada buku "Perempuan-Perempuan Tangguh Penguasa Tanah Jawa" dari Krishna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad. 

Catatan Ying Yai Sheng Lan menguatkan adanya pemimpin perempuan muslim pertama di nusantara. Dimana saat itu Raja Samudera Pasai yang diserang oleh Raja Nakur, tewas setelah terkena panah beracun. 

Sepeninggal Sultan Zain al-Abidin Malik az-Zahir inilah Nahrasiyah akhirnya naik tahta. Ia merupakan perempuan pertama di Asia Tenggara yang memerintah sebagai raja. Sosoknya bertahta di Kerajaan Samudera Pasai yang dipimpin sejak 1405-1428 M.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut