Kisah Soeharto Tak Tahu Indonesia Merdeka saat Bung Karno Bacakan Proklamasi
Sebelumnya pada akhir 1944 dan awal 1945, Soeharto mondar-mandir antara Solo, Jakarta, dan Madiun.
Di Brebeg, Soeharto ditugasi Jepang melatih kembali para prajurit batalyon PETA Blitar yang dilucuti dan kehilangan semangat pascapemberontakan Shodancho Soeprijadi 14 Februari 1945.
Setelah pemberontakan yang gagal itu, sisa prajurit batalyon PETA Blitar yang menyerah dialihkan ke Brebeg. Mereka ditempatkan di sebuah desa sepi yang masih rimbun hutan cemara dengan banyak berkeliaran laba-laba hitam beracun. Semua senjata mereka dilucuti dan diganti senjata kayu.
“Soeharto dikirim ke Brebeg, melatih anggota PETA junior untuk menjadi bundancho, sehingga dapat menggantikan senior mereka yang ditahan Jepang,” tulis David Jenkins.
Pada 18 Agustus 1945, sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan, Soeharto masih belum tahu Indonesia telah merdeka. Dia semakin tidak mengerti ketika usai melatih prajurit PETA, tiba-tiba tentara Jepang memerintahkan untuk bubar.