Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Pedagang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Perantau asal Madura
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pertemuan Sunan Kalijaga dengan Perampok Madura, Cerita Pertapaan 44 Tahun

Sabtu, 09 April 2022 - 06:05:00 WIB
Kisah Pertemuan Sunan Kalijaga dengan Perampok Madura, Cerita Pertapaan 44 Tahun
Sunan Kalijaga salah satu Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa.(Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Sunan Kalijaga dikenal sebagai pribadi yang memiliki kesaktian dan karomah sebagai seorang waliullah. Salah satu kesaktiannya saat menjadi Wali Songo yakni bisa mengetahui isi hati orang lain.

Kisah kesaktian Sunan Kalijaga yang mampu mengetahui isi hati orang lain diawali sesaat setelah dia bertobat hingga akhirnya menjadi bagian dari Wali Songo penyebar agama Islam di Tanah Jawa. Sebelum menjadi waliullah bertobat, Raden Sahid nama aslinya lebih dahulu terkenal dengan perampok yang hebat.

Bahkan karena kehebatannya, namanya melanglang buana ke beberapa penjuru Tanah Jawa, termasuk ke Pulau Madura. Kebetulan di Madura saat itu ada seorang perampok yang disegani dan terkenal bernama Cakrajaya. 

Mendengar nama Sunan Kalijaga yang pada waktu itu begitu populer dan dikenal dengan nama Lokajaya, perampok itu penasaran dan bermaksud menemui Sunan Kalijaga yang diketahuinya masih menggeluti dunia hitam. Sebagaimana dikisahkan pada buku 'Kesakitan dan Tarekat Sunan Kalijaga' tulisan Rusydie Anwar. Saat itu Sunan Kalijaga sudah bertobat dan menjadi murid dari Sunan Bonang. 

Mengetahui hal itu, Sunan Bonang memanggil Sunan Kalijaga dan mengatakan ada seseorang yang kemungkinan berniat jahat kepada Sunan Kalijaga. Sunan Bonang pun meminta agar Sunan Kalijaga membersihkan hati sang perampok bernama Cakrajaya yang tadi akan menemui Sunan Kalijaga. 

Suatu waktu Sunan Kalijaga dikisahkan tengah berjalan di sebuah perkampungan. Dia berpapasan dengan warga kampung yang mau melaksanakan aktivitas, seperti pergi ke ladang dan pasar. Pada saat berjalan, Sunan Kalijaga menyanyikan syair-syair yang sangat merdu sehingga ada seorang warga terpukau syair yang dinyanyikan olehnya.

"Syair itu sangat bagus," kata orang tersebut kepada Sunan Kalijaga saat bertemu. 

Namun orang itu tidak tahu sosok yang menyanyikan syair-syair merdu itu. Sunan Kalijaga pun membalas perkataan orang tersebut. "kalau kamu mencari seseorang, maka akulah yang kamu cari," kata Sunan Kalijaga kembali kepada orang itu. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut