Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Gadis Desa di Labusel Menikah dengan Pria Inggris, Kenal via Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pengkhianatan Inggris hingga Pertempuran 10 November Pecah di Surabaya 

Rabu, 10 November 2021 - 07:56:00 WIB
Kisah Pengkhianatan Inggris hingga Pertempuran 10 November Pecah di Surabaya 
Pertempurab 10 November (Foto: Arsip Nasional)
Advertisement . Scroll to see content

Moestopo menyeru sambil mengendarai mobil terbuka dan pedang terhunus di tangan. Dia menyeru sambil teriak-teriak di sepanjang jalan di Surabaya, menyadarkan rakyat atas bahaya yang sedang mengancam.

Moestopo pula yang turut menyeru berpidato lantang melalui radio pada malam harinya. Secara khusus dia memperingatkan kepada tentara Inggris dan NICA (Netherlands Indies Civil Administration) agar tidak mendarat di Surabaya. 

Namun tentara Inggris tetap mendarat di Surabaya dengan diikuti tentara NICA yang membonceng tentara Inggris. Hal ini memicu gejolak rakyat Indonesia dan memunculkan pergerakan perlawanan rakyat Indonesia di mana mana.

Tak berselang lama setelah tentara Inggris mendarat, dua orang perwira staf Mallaby menemui Gubernur Soerjo. Dua orang perwira staf Mallaby bermaksud untuk mengajak Gubernur Soerjo dan seorang wakil BKR untuk berunding dengan Mallaby. Tetapi, undangan itu ditolak oleh Gubernur Soerjo dengan alasan dia harus memimpin rapat.

Tetapi kemudian Gubernur Soerjo memutuskan untuk mengirim Moestopo pimpinan BKR untuk berunding dengan pihak Inggris dan bertindak atas nama pemerintah Jawa Timur. Sejumlah pejuang seperti dr Soegiri, pejuang Surabaya, Moh Jasin pimpinan polisi istimewa, serta Bung Tomo, belum menghasilkan kesepakatan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut