Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jejak Airlangga, Sang Raja Besar Jawa di Kerajaan Kahuripan dan Kediri
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Kendi Sakti Bharada, Air Cucuran Jadi Sungai Batas 2 Kerajaan Warisan Raja Airlangga

Kamis, 10 Agustus 2023 - 07:55:00 WIB
Kisah Kendi Sakti Bharada, Air Cucuran Jadi Sungai Batas 2 Kerajaan Warisan Raja Airlangga
Kisah Kendi Sakti Bharada, Air Cucuran Jadi Sungai Batas 2 Kerajaan Warisan Raja Airlangga (Foto: Aroengbinang).
Advertisement . Scroll to see content

Ibu kota Kerajaan yang didirikan Airlangga itu letaknya harus di bagian utara Jawa. Dia yakin bahwa sungai yang menjadi batas alam antara Panjalu dan Janggala ialah Sungai Lamong, yang juga mengalir dari barat ke timur menuju Selat Madura di sebelah selatan Gresik. Sungai Lamong juga mempunyai anak sungai yang bernama Lanang, artinya sama dengan Panjalu. 

Teori itu terbentur kepada kesulitan untuk menyesuaikan letaknya prasasti Turun Hyang, 1044, yang dikeluarkan oleh Sri Maharaja Garasakan dari Janggala, karena prasasti itu terdapat di Desa Truneng sebelah timur laut Pamotan dekat Sungai Porong. Desa Truneng karenanya termasuk wilayah kerajaan Panjalu, jadi daerah musuh.

Maka kesimpulannya perbatasan alam antara kedua kerajaan ini ada pada Sungai Porong. Seberang utara wilayah Sungai Porong adalah wilayah Kerajaan Janggala, sedangkan Kerajaan Panjalu wilayahnya sama dengan Daha atau Kediri, seperti yang ada di selatan Sungai Porong.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut