Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penggerebekan Judi Tembak Ikan di Karo, 2 Perempuan Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Iklan Wisata Perempuan Jawa Telanjang di Masa Kolonial Belanda

Minggu, 03 September 2023 - 13:39:00 WIB
Kisah Iklan Wisata Perempuan Jawa Telanjang di Masa Kolonial Belanda
Perempuan Jawa zaman dulu. (istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Saat itu ketelanjangan di muka umum dari negeri Timur sebagai sesuatu yang luar biasa. Pameran yang berlangsung enam bulan itu menyedot 875.000 pengunjung. Mereka pun tertarik untuk mengunjungi Hindia Belanda.  

Banyak pengunjung yang terpikat dengan penampilan penari-penari muda seperti Damina, Wakiem, Sariem, dan Soekia yang baru berusia 12 hingga 16 tahun.

“Bahkan seorang penyair Baudelaire mengungkapkan kekagumannya dengan menulis La Belle Wakiem (Wakiem yang cantik. Sajak ini pun sempat dimuat di Java Bode pada 9 Agustus 1893,” demikian dikutip dari Koloniale Inspiratie (Leiden: KITLV, 2004).

Dalam perjalanannya, pemerintah Kolonial Hindia Belanda pada tahun 1920-1930-an kembali memakai imaji eksotisme perempuan pribumi untuk membuat iklan-iklan pariwisata.       

Termasuk iklan-iklan untuk perusahaan pelayaran tahun 1920-an, pemerintah kolonial Hindia Belanda memanfaatkan kebiasaan perempuan Bali yang bertelanjang dada sebagai sarana promosi.  

Demikianlah cara kolonialisme Hindia Belanda menggunakan kemolekan perempuan pribumi sebagai komoditi pengembangan sektor pariwisata dan pertahanan.   

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut