Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPRD DIY Usul Gelar Pahlawan Nasional bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Heroik Untung Surapati dan Tombak Sakti Kiai Plered yang Buat Kocar-kacir VOC

Kamis, 09 November 2023 - 06:54:00 WIB
Kisah Heroik Untung Surapati dan Tombak Sakti Kiai Plered yang Buat Kocar-kacir VOC
Lukisan tradisional Jawa karya Tirto dari Grisek menggambarkan terbunuhnya Kapten François Tack oleh Surapati di Kartasura (1686) di bawah Susuhunan Amangkurat II. (Foto: Tropenmuseum, part of the National Museum of World Cultures)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Pertempuran antara pasukan VOC dengan para pejuang pahlawan nasionalUntung Surapati nyaris dimenangkan Belanda. Saat itu pasukan kubu Untung Surapati terdesak oleh serangan-serangan dari pasukan VOC Belanda, tetapi tombak sakti milik Kerajaan Mataram membuat semuanya berubah.

Tombak sakti itu menewaskan sang kapten VOC akibat tikaman dari pasukan tambahan yang dipimpin Pangeran Puger. Saat itu Pangeran Puger diperintah Sultan Amangkurat II, Raja Mataram untuk membantu Untung Surapati dan pasukannya.

Awalnya pertempuran berlangsung di Alun-Alun Kartasura, Untung Surapati berhasil membunuh salah satu pemimpin pasukan VOC bernama Kapten Brikman. Sang kapten VOC itu tewas dengan sabetan patrem atau keris kecil yang terkenal sakti. 

Terbunuhnya Brikman menjadikan pasukan VOC kian beringas dan memerangi pasukan Untung Surapati. Kapten Tack komandan pasukan VOC pun marah besar dan melancarkan serangan bertubi-tubi ke pasukan Untung Surapati, sebagaimana dikutip dari "Untung Surapati Melawan VOC sampai Mati" tulisan Sri Wintala Achmad. 

Dia menata barisan kemudian menyerang balik pasukan Untung Surapati. Tetapi serangan ini diadang Surapati dan Patih Anrangkusuma. Mereka pun berperang bersama-sama melawan VOC tanpa merasa gentar sedikit pun. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut