Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duka Kloter 12 Malang, 2 Jemaah Haji Meninggal Dunia di Pesawat dan Bus
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Heroik Pejuang Arek-Arek Malang Lawan Belanda-Sekutu demi Pertahankan Kemerdekaan

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 15:59:00 WIB
Kisah Heroik Pejuang Arek-Arek Malang Lawan Belanda-Sekutu demi Pertahankan Kemerdekaan
Tentara Belanda dan sekutu saat masuk kawasan Kayutangan, Kota Malang (KITLV Leiden / istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Perlawanan heroik dilakukan arek-arek Malang untuk mengusir penjajah pascakemerdekaan. Tentara Belanda menumpang sekutu kembali masuk ke Indonesia, salah satunya di Malang usai pembacaan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.

Pertempuran demi pertempuran tak terhindarkan demi mempertahankan kemerdekaan. Pertempuran ini disusun para pejuang berkolaborasi dengan arek-arek Malang membuktikan Indonesia masih ada kekuatan militer. Selain di wilayah Kalijahe, kisah heroik pejuang-pejuang Malang terjadi di seantero Malang.

Pemerhati Sejarah Malang Eko Irawan mengungkapkan, bila ada banyak peristiwa pertempuran saat agresi militer pertama dan kedua. Apalagi dari catatan sejarah Belanda dan pasukan sekutu kembali mulai masuk Malang pada 21 Juli 1947. Saat itu mereka mulai masuk ke wilayah Lawang, Kabupaten Malang dan membangun pos kekuatan militer.

"Tanggal 21 Juli 1947 masuk tapi terhenti di Lawang, di Hotel Niagara itu depannya ada markas tentara yang dipakai Belanda. Tanggal 31 Juli 1947 itu perang di Oro-oro Dowo, Klojen," ujar Eko Irawan, Sabtu (17/8/2024).

Pada peperangan itu prajurit pejuang kemerdekaan gugur dengan tragis dilindas tank Belanda. Sementara sekitar 35 arek-arek Malang yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan, ketika melawan Belanda. Perlawanan lain di Kota Malang juga terjadi di sekitar kawasan markas pejuang di Ketawanggede hingga Sengkaling.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut