Kisah Dendam Ratu Kalinyamat, Anak Raja Demak yang Bikin Kepala Arya Penangsang Terpenggal
Oleh Sunan Kudus, Ratu Kalinyamat mendapat keterangan bahwa kematian Sunan Prawata adalah suatu kewajaran, karena ia pernah membunuh Pangeran Sekar Seda Lepen yang merupakan ayah Arya Penangsang.
Mendengar jawaban dari Sunan Kudus ini, Ratu Kalinyamat kecewa dan memutuskan untuk segera pulang ke Jepara. Di tengah perjalanan, dia dan suaminya dikeroyok oleh anak buah Arya Penangsang. Suaminya, Pangeran Hadiri sempat merambat di tanah dengan sisa-sisa tenaganya sebelum akhirnya tewas.
Ratu Kalinyamat pun membawa jenazah suaminya Pangeran Hadiri pulang meneruskan perjalanan menyeberangi sungai. Darah tiba-tiba keluar dan mengalir dari jenazah Pangeran Hadiri itu.
Dikisahkan bahwa darah itu berwarna ungu yang membuat air sungai berwarna ungu. Sungai tersebut saat ini dikenal dengan nama Kaliwungu.
Setelah melintasi daerah Pringtulis, Ratu Kalinyamat yang merasa kelelahan akibat langkah kakinya kemudian mulai berjalan sempoyongan. Lokasi Ratu Kalinyamat berjalan sempoyongan itu kelak dikenal dengan nama Desa Mayong.