Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Bupati Madiun Raden Ronggo, Diburu 1.000 Pasukan Keraton Yogyakarta untuk Dibunuh 

Jumat, 04 Agustus 2023 - 06:03:00 WIB
Kisah Bupati Madiun Raden Ronggo, Diburu 1.000 Pasukan Keraton Yogyakarta untuk Dibunuh 
Bupati Madiun, Raden Ronggo III. (repro).
Advertisement . Scroll to see content

Sultan juga memberikan perintah kepada Pangeran Dipokusumo untuk memperkuat pasukan Purwodipuro dan pasukan ekspedisi Yogyakarta pada 27 November 1810. Jika Raden Ronggo tertangkap, dia harus dibunuh. Sultan Hamengkubuwono II tidak mau menanggung malu jika sang bupati wedana dibawa kembali ke Yogyakarta dalam keadaan hidup.

Namun, sang sultan mengingat janji ayahnya kepada kakek Raden Ronggo III sekaligus panglima tentara Perang Giyanti (1746-55), yaitu Kiai Ronggo Prawirosentiko (pasca-1758, Raden Ronggo Prawirodirjo I). 

Janji itu bahwa Sultan Hamengkubuwono I tidak akan menyakiti atau menumpahkan darah keturunannya. Jika keturunan Raden Ronggo I melakukan pelanggaran, Sultan Pertama diharap senantiasa sudi mengampuni.

Selanjutnya, Purwodipuro yang korup," memimpin pasukan ekspedisi Yogyakarta untuk memburu Raden Ronggo III. Pasukan ini didampingi oleh seorang bintara Indo-Jerman kelahiran Batavia bernama Sersan Lucas Leberveld (1757-sekitar 1815) dan seorang letnan kelahiran Belanda, Thomas Paulus (1773-sekitar 1825). 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut