Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Pahlawan, Grand Mercure Malang Mirama Beri Penghargaan pada Orang Tua Disabilitas
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Bilal, Difabel Asal Banyuwangi Sukses Raup Cuan Lewat Kerajinan Barong

Sabtu, 11 Februari 2023 - 09:43:00 WIB
Kisah Bilal, Difabel Asal Banyuwangi Sukses Raup Cuan Lewat Kerajinan Barong
Kisah sukses Mustaqbilal alias Bilal, difabel yang sempat dipaksa mengemis kini raup cuan lewat kerajinan barong. (Foto: Avirista Midaada)
Advertisement . Scroll to see content

BANYUWANGI, iNews.id - Menjadi penyandang disabilitas atau difabel tak membuat Mustaqbilal (41) hanya berpangku tangan dan menyerah pada keadaan. Warga Kelurahan Bakungan, Banyuwangi itu, pantang menyerah menjadi perajin barong meski memiliki keterbatasan fisik.

Sebelum sukses memahat barong, dia mengaku pernah menjadi korban penipuan oleh orang dari Madura yang sempat mengajaknya bekerja di Kalimantan pada 2009 lalu. Kala itu, dia diajak bekerja menjadi penjaga toko kitab. 

Namun setiba di sana, dia justru dipekerjakan sebagai pengemis. Hal yang bertolak belakang dengan jiwanya. 

Dia mengaku tidak bisa melawan karena mendapat ancaman. Namun dalam satu momen dia akhirnya bisa melarikan diri dan pulang ke Banyuwangi.

"Dulu diminta ngemis setiap hari saya hanya bisa nurut. Saya ga diberi uang cuma diberi makan, tapi syukur akhirnya bisa lolos dan berkat bantuan orang akhirnya bisa pulang ke Banyuwangi," kata Mustaqbilal saat ditemui iNews.id, Sabtu (11/2/2023).

Dia pun membuktikan keterbatasan fisik bukan menjadi penghalang hidup mandiri dan menghasilkan karya yang menarik serta bermanfaat. Puncaknya sekitar 20 tahun lalu, dengan kondisi tangan kanan dan kedua kakinya yang tak sempurna, dia bertekad untuk belajar memahat.

"Saya belajar otodidak melihat kerja kakak yang juga ahli memahat. Belajar memahat sudah 20 tahun lalu," kata Bilal, sapaan akrabnya.

Awalnya dia mengaku kesulitan menggunakan peralatan memahat itu. Apalagi dengan kondisi fisiknya yang tak sempurna. Tetapi hal itu tak menyurutkan semangatnya untuk belajar lebih lagi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut