Kisah Barisan Berani Mati Bung Tomo, Didoktrin Bermental Baja dan Semangat Jihad
Tempat latihan Barisan Berani Mati di Tembok Dukuh. Materi latihan berkaitan dengan cara-cara peperangan untuk menaklukkan para tentara musuh lazimnya para mujahid.
Cara-cara menggunakan bahan peledak untuk menghadapi kendaraan tempur musuh, cara menggunakan senjata, bela diri, dan lain sebagainya juga diajarkan dalam pelatihan itu.
Mereka didoktrin dengan mental baja dan semangat jihad yang tidak mengenal rasa takut, meski nyawa menjadi taruhan utamanya. Doktrin yang diberikan adalah merdeka atau mati.
Seandainya anggota Barisan Berani Mati gugur di medan perang, maka mereka didoktrin akan langsung mendapatkan pahala surga dan berkumpul dengan para bidadari yang suci, serta akan mendapatkan sejuta kenikmatan yang sama sekali belum pernah dirasakan di alam dunia.
Sjukur Slamet merupakan salah satu orang anggota anggota yang menjadi perakit bom yang siap diledakkan oleh para anggota Barisan Berani Mati. Cara merakit bom tersebut dapat dikatakan sebagai penemuan baru pada saat itu.
Berkat pembentukan Barisan Berani Mati dan kegigihan Bung Tomo menyiapkan pasukan inilah, nama Barisan Berani Mati menjadi sangat terkenal di seantero negeri. Bahkan nama Barisan Berani Mati sering disebut dalam beberapa sejarah revolusi karya orang Barat.
Editor: Reza Yunanto