Kisah AKP Andhini Puspa, Sungkem dan Cuci Kaki Orang Tua saat Daftar Polisi
“Saya pulang dan ada informasi pendaftaran Akpol di bulan Mei-Juni. Tetapi, saya sebenarnya tidak tahu kalau di polisi itu ada jenjangnya Bintara hingga Akpol,” katanya.
Pada saat lulus SMA, anak terakhir dari dua bersaudara itu kembali mendaftar dengan membawa SKHU karena ijazahnya belum keluar. Andhini diantar langsung pamannya ke Polda Jatim. Namun, dia harus kembali ke daerahnya karena pendaftarannya berada di Polres Kediri.
Sampai di Polres Kediri, dia kembali ditanyai mengenai kelengkapan berkas kelulusan sekolahnya seperti SMP dan SMA dan Kartu Keluarga (KK) belum dilegalisir.
Selanjutnya, dia langsung melengkapi kekurangannya tersebut dengan mendatangi kantor kepala desa dan Cabang Dinas Pendidikan hingga kembali ke Polres untuk mengumpulkan berkas.
“Di sana ditanyai lagi sudah daftar online atau belum. Karena belum, saya ke warnet depan Polres dan ternyata tutup karena jaringan internet rusak, lalu diberikan batas waktu untuk melengkapi hingga saya kembali pulang,” ujar polwan berusia 30 tahun ini.