Kiai Sepuh Hadiri Peringatan 1 Abad NU di Tebuireng, Kirim Doa hingga Sampaikan Harapan
"PBNU akan menindaklanjuti, dengan memilah mana yang merupakan fundamen, mana yang masuk kategori strategi, dan mana yang mesti masuk menjadi bagian dari program prioritas NU ke depan," ujar anak perempuan sulung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Menurut Alissa Pondok Pesantren Tebuireng adalah pilihan yang tepat untuk menggelar acara tersebut. Karena di pesantren inilah, pendiri NU Hadratussyekh Muhammad Hasyim Asy'ari dimakamkan persama para kiai sepuh lainnya.
Selain itu katanya, Tebuireng juga menjadi simbol tentang semangat kembali ke akar. "Tebuireng adalah sentrumnya NU. Inilah tempat yang paling tepat," ujar Alissa.
Menurutnya, dalam acara ini hadir sekitar 400 peserta termasuk para kiai sepuh, yang merupakan jajaran mustasyar serta syuriyah PBNU dan PWNU se Pulau Jawa.
Kegiatan tersebut dimulai dengan pembacaan tahlil dan istighotsah di area makam keluarga Tebuireng, tempat KH Muhammad Hasyim Asy'ari, KH Abdul Wahid Hasyim, dan KH Abdurrahman Wahid dikebumikan. Pembacaan tersebut dipimpin oleh KH Masduki Abdurrohman Al Hafiz dan KH Muhammad Idris Hamid.