Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Identitas Pedagang Cilok Ditemukan Tewas di Kontrakan Cikupa, Perantau asal Madura
Advertisement . Scroll to see content

Khofifah Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang

Sabtu, 25 Mei 2019 - 02:04:00 WIB
Khofifah Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat memberikan keterangan pers usai tinjau lokasi Mapolsek Tembelangan, Sampang, Madura, Kamis (23/4/2019). (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

Demonstrasi kata dia, yakni cara lain dalam mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah jika dianggap tidak sejalan dengan keinginan rakyat. Yang menjadi persoalan, apabila aksi yang seharusnya berjalan damai justru diwarnai anarkisme, kekerasan, dan pengerusakan. Apalagi jika sampai menimbulkan korban jiwa.

Khofifah menekankan, semua pihak untuk menghormati kesepakatan yang sudah tertuang dalam konstitusi dan regulasi. Termasuk memberi amanah pada Mahkamah Konsitutsi (MK) yang memiliki legitimasi untuk memutus sengketa hasil pemilu.

"Demokrasi merupakan berkah bagi bangsa Indonesia. Jangan sampai berbalik menjadi musibah. Jika tidak puas dengan hasil pemilu, maka mekanismenya juga dilaksanakan secara konstitusional. Jangan sampai keluar dari koridor. Karena itu akan merusak tatanan demokrasi yang sudah susah payah kita bangun," ucapnya.

Diketahui, Mapolsek Tambelengan di Jalan Raya Samaran, Sampang, Madura, Jatim, dibakar massa pada Rabu (22/5/2019) malam. Bangunan dan mobil di kantor itu hangus jadi arang.

Hasil penyelidikan polisi, kasus pembakaran ini dipicu kabar hoaks tentang penangkapan ulama Madura di Jakarta saat kerusuhan 21 Mei lalu. Massa yang termakan hoaks marah dan mendatangi mapolsek serta melakukan pembakaran.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut