Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kadis ESDM Jatim Ditahan Kasus Pungli Izin Tambang, Ini Reaksi Khofifah
Advertisement . Scroll to see content

Khofifah Buka-bukaan Fakta Klaster Covid-19 di Sampoerna

Senin, 04 Mei 2020 - 20:22:00 WIB
Khofifah Buka-bukaan Fakta Klaster Covid-19 di Sampoerna
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Foto: iNews.id/Ihya" Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

Hal sama juga dialami beberapa daerah. Sampel swab sudah ada, namun karena keterbatasan bahan di lab, hasil tidak cepat keluar. Hal semacam ini yang kemudian belakangan memunculkan adanya klaster baru, termasuk di Sampoerna.

Menurut Khofifah, sebenarnya perusahaan sudah melakukan tes swab pada 14 dan 17 April 2020 saat diketahui ada karyawan terdeteksi Covid-19. Tes ini dilaporkan baru pada 28 April. Sayangnya, sampai 4 Mei hasil PCR juga belum keluar.

“Tanggal 30 saya minta tim RSUD dr Soetomo, kebetulan kita sudah punya auto PCR. Datanglah kita ke sebagian karyawan dan dilakukan PCR pada 46 orang, 34 positif. Tanggal 1 kita PCR lagi, diswab lagi 42 karyawan, yang positif 29,” ujar mantan menteri sosial ini.

Khofifah menuturkan, hasil PCR itu menjadi titik awal bagi Pemprov Jatim untuk melakukan tracing lebih luas. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim juga berkoordinasi dengan perusahaan karena para karyawan itu sudah harus dirawat di rumah sakit.

Untuk diketahui, total 63 karyawan pabrik rokok itu dinyatakan positif sampai pada Senin ini. Dua orang di antaranya meninggal dunia.

“Trennya kemungkinan besar, maka kita koordinasikan ulang bagaimana kalau perusahaan booking satu RS. Kebetulan di Surabaya ada satu RS yang baru saja tutup. Jadi karyawan yang terkonfirmasi positif sudah bisa dirawat di rumah sakit tersebut,” tuturnya.

Dialog iNews.id juga menghadirkan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, CEO Alavara Research Center Hasanuddin Ali dan Pakar Kesehatan dari Griffith University Australia Febi Dwirahmadi.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut