Ketum GP Ansor Ajak Komponen Bangsa Berjuang dari Keterpurukan akibat Pandemi
Gus Yaqut meminta kepada seluruh kader Ansor dan Banser bersama-sama berjuang untuk kembali untuk merdeka, yakni merdeka dari dari pandemi yang menyebabkan keterpurukan di semua sektor kehidupan menuju tatanan kehidupan baru.
“Ayo, kita saling bahu membahu, bergotong royong, peduli terhadap lingkungan dan sesama. Tidak hanya mengutamakan kepentingan sendiri tapi kepentingan bersama. Saling mengingatkan untuk selalu waspada. Mematuhi protokol kesehatan. Agar kondisi kembali normal. Supaya keceriaan tujuhbelasan hadir kembali di masa mendatang. Ini sesuai yang diperintahkan Allah SWT. Allah tak akan mengubah nasib suatu kaum jika kita tak mengubah keadaannya sendiri,” katanya.
Wakil Kepala Satuan Koordinasi Nasional Banser Hasan Basri Sagala mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan mesti dijadikan momentum kebangkitan bangsa.
“Ada tiga hal yang dilakukan melalui momentum Hari Kemerdekaan ini. Pertama, kita harus bahu membahu, bangkit untuk bersama melawan pandemi Covid-19. Bergotong royong, saling membantu agar pandemi segera selesai. Kedua, mengatasi keterpurukan ekonomi yang juga diakibatkan pandemi, dan ketiga memperkuat persatuan dan kesatuan dari segala rongrongan yang dapat memecahbelah bangsa,” kata Hasan.
Upacara HUT Ke-75 PC GP Ansor Kabupaten Trenggalek dipimpin Kasatkorcab Banser Trenggalek H. Fatkurrohman. Hadir Ketua PC GP Ansor Trenggalek M Izuddin Zakki, pengurus PCNU Trenggalek dan beserta seluruh badan otonomannya, serta seribu anggota Banser dan Ansor.
Editor: Kastolani Marzuki