Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Oven Pengering Ompreng di Dapur SPPG Lebak Meledak, 3 Pegawai Luka Bakar
Advertisement . Scroll to see content

Ketel Pengering Meledak, Karyawan SPPG di Ngawi Luka Bakar Serius

Jumat, 10 April 2026 - 01:01:00 WIB
Ketel Pengering Meledak, Karyawan SPPG di Ngawi Luka Bakar Serius
Tangkapan layar kondisi SPPG di Ngawi [asca-ledakan yang dipicu ketel pengering. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

NGAWI, iNews.id – Insiden ledakan hebat mengguncang Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026) malam. 

Seorang karyawan harus dilarikan ke rumah sakit setelah terkena ledakan yang diduga berasal dari kebocoran saluran tabung gas pada mesin ketel pengering

Detik-detik mencekam saat ledakan terjadi terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area gedung tersebut. 

Dalam rekaman CCTV, awalnya terlihat aktivitas karyawan SPPG yang berjalan normal. Namun, suasana berubah mencekam saat ledakan dahsyat tiba-tiba terjadi. Kuatnya tekanan ledakan bahkan membuat dinding bangunan yang bersifat semi-permanen rontok seketika. 

Pascaledakan, rekaman CCTV lain memperlihatkan momen memilukan saat dua orang karyawan berusaha keluar dari titik ledakan dengan kondisi tertatih-tatih di tengah kepulan asap dan puing bangunan. 

Akibat peristiwa ini, seorang karyawan bernama Angga Tohari (28) menjadi korban luka paling parah. Korban diketahui mengalami luka bakar mencapai 30 persen di bagian tubuhnya. 

Kapolsek Ngawi, AKP Jaiz Bintoro menjelaskan, titik ledakan berasal dari unit ketel pengering alat. 

"Dugaan sementara penyebab ledakan karena adanya kebocoran tabung gas pada saluran unit ketel pengering. Kami sudah mengamankan lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut," ujar AKP Jaiz Bintoro.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut