Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ayah Kandung Penganiaya Balita di Padang Ditangkap, Polisi Ungkap Dipicu Sabu
Advertisement . Scroll to see content

Kesaksian Tetangga Kasus Suami Diduga Racuni Istri hingga Tewas di Malang, Sering KDRT

Kamis, 25 Januari 2024 - 20:56:00 WIB
Kesaksian Tetangga Kasus Suami Diduga Racuni Istri hingga Tewas di Malang, Sering KDRT
Polisi saat berada di rumah yang menjadi TKP suami diduga racuni Istri hingga tewas di Malang (Foto: Avirista Midaada/MPI)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Suami diduga meracuni istrinya hingga tewas di Perumahan Bumi Mondoroko Raya Blok G01 Nomor 32 RT 4 RW 15 Desa Watugede, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tetangga mengungkap fakta terbakar jika pasangan suami isti ini kerap bertengkar.

Dewi, tetangga pasangan pasutri mengungkapkan terduga pelaku berinisial DMM dan istrinya DS menikah pada tahun 2015. Sebelumnya DMM dan DS merupakan teman satu SMA dan keduanya sudah pernah menikah namun bercerai dengan pasangan masing-masing.

"Mereka ini nikah tahun 2015, yang suaminya Pak Yayan dulu dengan istrinya yang lama punya satu anak, terus nikah sama istrinya saat ini Bu Santi. Yang Bu Santi ini sama suaminya lama, punya dua anak," ujar Dewi ditemui di lokasi kejadian, Kamis (25/1/2024).

Dewi menuturkan, Yayan yang merupakan panggilan dari inisial DMM merupakan warga asli Perumahan Bumi Mondoroko. Dia memperkirakan Yayan yang merupakan suami korban tinggal di rumah tersebut sejak 2011 atau 2012.

"Kalau saya tahun 2009 sudah di sini, Pak Yayan setelah saya. Seingat saya sekitar 2011 atau 2012. Orangnya memang jarang ketemu, pagi jam 7 atau jam 8 itu berangkat kerja, pulangnya malam-malam jam 1 atau jam 2 malam," kata perempuan yang rumahnya berhadapan dengan pasutri tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut