Kerangka Manusia Ditemukan di Sampang, Tersangkut Ekskavator saat Ratakan Tanah di Lahan Kosong
Setelah diperiksa lebih dekat, warga mendapati di sekitar pakaian tersebut terdapat kerangka manusia. Temuan itu kemudian dilaporkan ke polisi setempat.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, polisi bergerak cepat begitu menerima informasi dari warga.
"Masyarkat sedang pemerataan tanah menemukan kerangka manusia. Tim langsung ke lokasi untuk olah TKP. Kerangka sudah dibawa ke rumah sakit di Sampang untuk proses identifikasi," ujarnya.
Ia juga menyampaikan hasil awal identifikasi mengenai jenis kelamin dan rentang usia korban.
"Hasilnya jenis kelamin laki-laku dengan usia 30-50 tahun," katanya.
Sementara itu, berdasarkan informasi identifikasi dari tim forensik Polda Jawa Timur, korban diketahui berjenis kelamin pria dengan perkiraan usia sekitar 30 hingga 40 tahun. Korban diperkirakan meninggal pada rentang 2023 hingga 2024.
Setelah korban dimakamkan di pemakaman umum di Sampang, seorang warga mendatangi Mapolres setempat dan mengaku bahwa korban bernama Fauzen merupakan keluarganya yang berdomisili di Surabaya. Orang tersebut membawa kartu tanda penduduk dan mencocokkan barang bukti yang diamankan polisi.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab korban meninggal dunia di lubang lahan kosong tersebut. Lahan itu disebut diduga akan digunakan untuk perluasan pondok pesantren setempat, namun kepastian terkait hal ini masih dalam pendalaman aparat.
Editor: Donald Karouw