Kepulangan Jenazah Shinta dari Jerman Belum Pasti, Keluarga Resah
"Keluarga juga sudah memesan kargo untuk membawa jenazah dari Jakarta, ke Kota Malang. Tetapi sekarang belum ada kepastian kapan tiba dari Jerman. Sementara, kami semua hari Senin (20/8/2018) sudah harus kembali bekerja mengabdi ke negara," ungkap Umi.
Persiapan menyambut jenazah sudah dilaksanakan sejak Jumat (17/8/2018). Termasuk menyiapkan masjid untuk salat jenazah, dan penyiapan pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bandulan.
Panjatan doa, dan pembacaan Tahlil, juga terus dilakukan hingga saat ini di rumah duka Jalan Raya Bandulan XII, Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang. "Kami sudah tidak tahu lagi harus mengadu kepada siapa lagi. Keinginan kami hanyalah jenazah anak kami segera bisa dipulangkan, dan dimakamkan," ujar Umi.
Untuk diketahui, Shinta Putri Diana Pertiwi, putri kedua pasangan Agus Salim dan Umi Salamah ini, ditemukan meninggal dunia pada Kamis (9/8/2018) petang waktu Jerman. Sehari sebelumnya, Shinta berolahraga renang di Danau Trebgaster, Jerman.
Mahasiswa pasca sarjana kedokteran forensik di Universitas Bayreuth tersebut, sudah lima tahun ini menempuh pendidikan kedokteran di Jerman. Dia dikenal sebagai pribadi yang ceria, ramah, serta menjunjung tinggi toleransi.
Editor: Himas Puspito Putra