Kepsek dan Wakasek SMP 16 Kota Malang Dicopot terkait Kasus Perundungan Siswa
"Pelanggaran Kepala Dinas karena dia ceroboh membuat pernyataan. Karena informasi yang didapat dari sekolah atau dari guru tidak dianalisa. Kami berikan peringatan," ucap Sutiaji.
Selain itu, Pemerintah Kota Malang juga akan memberikan peringatan terhadap guru konselor dan dua orang guru agama tempat di mana korban berinisial MS bersekolah menjadi korban perundungan yang diduga dilakukan oleh tujuh orang temannya.
Sutiaji menambahkan, keputusan untuk menjatuhkan sanksi berupa pencopotan kepala sekolah dan wakilnya tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan yang dilakukan oleh Dinas pendidikan bersama Inspektorat Pemerintah Kota Malang.
"Sudah memenuhi syarat untuk dilakukan sanksi itu," ujar Sutiaji.
Terkait kasus perundungan terhadap MS berusia 13 tahun tersebut, berdasarkan catatan terakhir, pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi.
Korban MS, juga diberikan pendampingan hingga korban benar-benar pulih. Pendampingan tersebut melibatkan psikolog, Unit Pelayanan perempuan dan Anak (PPA), serta Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak.
MS merupakan korban perundungan yang mengalami luka memar di beberapa bagian tubuhnya. Bahkan, anak berusia 13 tahun tersebut harus diamputasi jari tengah tangan kanannya akibat luka yang cukup parah.
Editor: Kastolani Marzuki